Melamine adalah senyawa organik dengan kandungan nitrogen yang tinggi. Dikutip dari FDA (Food and Drug Administration, US), bahan ini banyak digunakan sebagai komponen alat-alat tempat makan yang terbuat dari plastik hingga kertas. Selain itu, melamine juga biasa digunakan sebagai salah satu jenis bahan finishing untuk kayu. Finishing menggunakan melamine, akan memberikan hasil yang lebih halus dibanding aplikasi beberapa jenis bahan finishing lainnya.

Dilihat dari toksikologinya, secara umum diketahui bahwa finishing menggunakan melamine tidak membahayakan kesehatan secara signifikan. Meskipun demikian, bukan berarti kita lantas tidak menghiraukan bahaya melamine. WHO (World Health Organization) menyatakan bahwa paparan melamine bisa menyebabkan beberapa efek seperti munculnya batu kandung kemih. Ketika dikombinasikan dengan asam sianurik yang umum ditemukan dalam bubuk melamine, efek yang ditimbulkan bisa lebih parah berupa peningkatan batu ginjal hingga gagal ginjal.

Bahaya melamin bila masuk ke dalam tubuh :

  • Gangguan metabolisme, terutama pada bayi dan anak-anak
  • Serangan akut pada saluran pencernaan, mual, muntah hingga buang air besar
  • Kerusakan pada organ tubuh seperti hati, mata, telinga, otak, dan paru-paru
  • Merusak sistem kekebalan tubuh
  • Menyebabkan masalah pernapasan