Frequently Asked Questions
- Here are some answers to common questions about INDACO -
Q :
Pemilihan warna untuk pengecatan eksterior dan interior ?
A :

Interior :

Untuk interior hal yang terpenting adalah faktor kombinasi dari warna itu sendiri karena semua warna bagus tetapi bagaimana kita mengkombinasikannya.

 

Eksterior :

Untuk warna–warna yang digunakan di eksterior memang agak sedikit selektif dalam proses pemilihannya karena berhubungan dengan tingkat daya tahan dan keawetan cat itu sendiri. Hindari pemilihan warna cat yang mengandung warna dominan kuning, merah, dan orange karena jenis ketiga warna tadi kurang tahan terhadap cuaca dan sinar matahari.

Q :
Tips menghitung kebutuhan pengecatan tembok ?
A :

Agar cat yang dibeli tidak berlebihan ataupun kurang maka hitunglah luas dinding yang akan dicat. Daya sebar dari setiap produk cat berbeda–beda. Untuk mengetahuinya bisa kita lihat pada petunjuk penggunaan cat yang biasa tertera pada kemasan. Misalnya untuk 1 galon cat (5 kg) tertulis 5m2/kg, angka tersebut menunjukkan daya sebar cat untuk 2 kali lapis.

 

Contoh Perhitungan Kebutuhan Cat :

Misalnya :

Dinding kamar ukuran panjang x lebar x tinggi = 4 x 4 x 3 dengan 1 lubang pintu.

Maka perhitungannya :

Luas : (Panjang x Tinggi) x 4 bidang                = (4 x 3) x 4            = 48 m2

Lubang pintu (Panjang x Lebar pintu )             = 0.8 x 2.1              = 1.68 m2

Luas Area (luas–lubang pintu )                          = 48–1.68              = 46.32 m2

Jumlah cat yang diperlukan                = 46.32 m/ 5 m= 9.3 Kg

 

(Total Luas Area / Daya sebar /Kg cat )

 

Sehingga cat yang dibutuhkan untuk proses pengecatan adalah 9 Kg

Untuk kemasan cat dengan satuan liter, cara perhitungannya tidak jauh berbeda, hanya ukuran kemasan biasanya lebih kecil daripada kemasan cat dengan satuan berat (kg).

Ingat : Rumus Massa = Berat Jenis x Volume

Berat jenis cat kebanyakan berkisar 1 – 1,6 gr/cm3

Q :
Tahapan untuk pengecatan luar ruangan ?
A :
  1. Lakukan persiapan permukaan tembok meliputi tingkat kering dan kebersihan tembok.
  2. Sebelum melapisi dinding dengan cat, aplikasikan lapisan cat dasar (WA Proof).
  3. Perhatikan keserasian cat dengan elemen–elemen eksterior lainnya seperti warna atap, batu alam, kusen, daun pintu, dan jendela.
  4. Pertimbangkan cuaca dalam proses pengerjaaan pengecatan.
  5. Gunakan cat yang direkomendasikan untuk eksterior.
Q :
Tips Pengecatan Synthetic (Cat Kayu-Besi) ?
A :

A.  Pengecatan pada Kayu

  1. Bersihkan permukaan kayu yang akan dicat dari kotoran dan amplas searah serat menggunakan kertas amplas no.180.
  2. Aduk Envi Alkyd Synthetic Enamel hingga rata, tambahkan Envi Thinner Gloss Enamel secukupnya sesuai alat aplikasi yang akan digunakan, lalu aduk kembali cat tersebut untuk mendapatkan hasil yang seragam. Aplikasikan sampai merata ke seluruh permukaan dan biarkan kering.
  3. Aplikasikan sekali lagi Envi Alkyd Synthetic Enamel dan biarkan kering.

 

B. Pengecatan pada Besi / Baja

  1. Bersihkan permukaan besi yang akan dicat dari debu, minyak, karat atau kotoran lainnya, menggunakan kertas amplas, sikat kawat atau menggunakan pembersih karat.
  2. Aplikasikan Envi Anti Corrosive Primer sebagai lapisan dasar dan biarkan kering.
  3. Aduk Envi Alkyd Synthetic Enamel hingga rata, tambahkan Envi Thinner Gloss Enamel secukupnya sesuai alat aplikasi yang digunakan, lalu aduk kembali cat tersebut untuk mendapatkan hasil yang seragam. Aplikasikan sampai merata ke seluruh permukaan dan biarkan kering.
  4. Aplikasikan sekali lagi Envi Alkyd Synthetic Enamel dan biarkan kering.
Q :
Pemilihan Politur kayu yang berkualitas ?
A :

1.      Praktis pengerjaannya  .

2.      Ramah lingkungan .

3.      Aman bagi kesehatan manusia.

4.      Bisa diaplikasikan di dalam dan diluar ruangan .

5.      Tahan lama .

6.      Koleksi warna lengkap .

Q :
Tips Pengecatan Politur Kayu ?
A :
  1. Pilihlah politur yang praktis dan nyaman dalam aplikasinya (misalnya yang berpengencer air).
  2. Tentukan posisi yang akan di politur, di dalam ruangan atau di luar ruangan. Misalnya di luar ruangan, pilihlah politur yang direkomendasikan bisa untuk luar ruangan.
  3. Pilihlah alat aplikasi yang sesuai dan tepat dengan lokasi pengecatan.
  4. Baca aturan pakai dan catat nomor produksi dari politur yang dipilih untuk menghindari jika cat tersebut ada masalah.
  5. Lakukan pengerjaan dan pengenceran sesuai aturan yang tertera pada kemasan
Q :
Tips Pengecatan Genteng ?
A :

a.      Untuk pengecatan genteng baru

  1. Bersihkan permukaan yang akan dicat dari kotoran dan debu.
  2. Aplikasikan cat genteng dengan pengenceran 50% air bersih untuk lapis pertama.
  3. Ulangi pengecatan genteng 2–3 kali lapis dengan pengenceran 20% air bersih.

b.      Untuk pengecatan genteng lama

  1. Genteng yang sudah berjamur bersihkan dengan larutan kaporit 10% (jangan lupa memakai kaos tangan).
  2. Setelah bersih amplas genteng dengan amplas kain no.180, pastikan semua permukaan terkena amplas.
  3. Bersihkan debu hasil pengamplasan.
  4. Lakukan pengecatan dengan cat genteng, pengenceran 20% air bersih 2–3 kali lapis.
Q :
Tips memilih warna untuk interior ?
A :
  1. Dinding dapur, area tangga dan ruang ganti adalah area–area yang ideal untuk mencoba dengan warna–warna berani yang lebih kuat.
  2. Jika menginginkan perpaduan warna–warna yang berbeda dalam ruangan, cermati perencanaannya dan perhatikan sambungan antar warna untuk kerapihan waktu pengecatan.
  3. Menggunakan warna sejuk seperti biru dan hijau akan membuat ruangan terasa tenang dan menciptakan suasana santai dan mengantuk. Untuk itu warna sejuk cocok digunakan untuk kamar tidur.
  4. Warna–warna hangat seperti merah, kuning, orange, dan coklat dapat membuat tubuh bergairah. Warna seperti ini cocok untuk tempat kerja.
  5. Kelompok warna pastel seperti biru muda, pink, dan hijau muda memberikan kesan hangat namun lembut sehinga menimbulkan suasana yang nyaman dan menyenangkan.
  6. Menggunakan warna monokromatik akan menciptakan keserasian misalnya perpaduan cokelat tua dan cokelat muda. Sayangnya menggunakan satu warna monokromatik saja dapat menimbulkan kesan yang monoton, untuk itu perlu dipadukan dengan beberapa warna kontras.
  7. Jika ingin menggunakan dua warna (two tones) pada dinding yang berhubungan lakukan pergantian warna pada sudut dalam pertemuan antara dinding agar garis batas kedua cat lebih tegas dan rapi.
Q :
Pemilihan warna sesuai keinginanmu ?
A :

Tahukah anda bahwa warna juga memiliki kepribadian dan dapat mempengaruhi perasaan manusia antara lain :

Biru                :  Warna yang menyejukkan dan menyenangkan.

Merah             :  Warna penggugah semangat dan memberikan pengaruh kuat.

Hijau              :  Menghadirkan keseimbangan dan perasaan yakin.

Kuning          :  Warna emosional yang menggerakkan energi dan menimbulkan keceriaan.

Q :
Hal–hal yang perlu diperhatikan untuk pengecatan tembok baru ?
A :
  1. Tentukan pilihan cat tembok yang berkualitas.
  2. Gunakan peralatan pengecatan yang baik dan berkualitas.
  3. Lakukan pengecatan pada kondisi cuaca yang baik.
  4. Lakukan persiapan permukaan tembok yang akan dicat dengan benar yaitu : masa pengeringan acian baru minimal 1 bulan, kelembaban tembok 18–20% skala protimeter, dan pH tembok skala 7–8.
  5. Setelah semua dilakukan pastikan tembok sudah bersih dan bagian–bagian yang rusak sudah diperbaiki.
  6. Lakukan pengecatan (gunakan wall sealer untuk hasil yang maksimal).
Q :
Membuang sisa cat yang benar ?
A :

Lakukanlah pembuangan sisa dengan melakukan pengecatan pada bidang lain karena kita harus bertanggung jawab terhadap lingkungan dengan menghindarkan membuang limbah / sisa cat ke dalam saluran pembuangan. Misalnya tidak ada bidang lain yang akan dicat biarkan sisa cat mengering di wadahnya sebelum dibuang ke tempat sampah.

Q :
Cara pemilihan dan perawatan roll / kuas setelah pengecatan ?
A :

Pemilihan Roller dan Kuas :

Hal yang harus diperhatikan adalah :

1.      Kualitas dari roll maupun kuas yang digunakan.

2.      Tekstur yang diinginkan (karena ada kuas dan roll yang bertekstur).

3.      Luas bidang yang akan di cat.

 

Perawatan Roller dan Kuas

Roller :

  • Setelah selesai pengecatan tiriskan cat dengan menggosokkan pada kertas koran, setelah tiris rendam dan bersihkan dengan air diamkan 10–15 menit kemudian. Cuci roller dengan menggunakan air sabun untuk menghilangkan sisa dari cat, keringkan dan simpan di tempat yang kering.

Kuas :

  • Setelah selesai aplikasi pengecatan berbahan dasar air cuci kuas dengan air sampai bersih dan keringkan. Setelah kering balut bulu kuas dengan kertas koran untuk menjaga bulunya tetap lurus.
  • Untuk aplikasi cat berbahan dasar thinner bersihkan kuas dengan thinner sampai bersih dan keringkan. Setelah kering balut buku kuas dengan kertas koran untuk menjaga bulunya tetap lurus.
Q :
Cara pengecatan ulang tembok yang tepat dan benar ?
A :
  • Jika cat tembok lama kita raba masih bagus atau misalnya mengapur tidak cukup parah, cukup amplas dengan amplas tembok dan bersihkan debu hasil amplasan dengan menggunakan lap basah. Kemudian lakukan pengecatan ulang.
     
  • Untuk tembok yang sudah mengelupas atau mengapur parah maka cat tembok lama harus dikerok dahulu sampai bersih baru lakukan pengecatan ulang. Untuk hasil yang maksimal aplikasikan wallsealer sebagai lapisan dasarnya.
Q :
Cara penyimpanan cat sisa pengecatan ?
A :

Bersihkan terlebih dahulu bibir dan tutup kaleng cat dengan lap dan pastikan cat tidak tercampur dengan air / thinner. Tutup kaleng dan tekan-tekan sehingga kondisinya betul-betul rapat. Setelah itu, nyalakan lilin dan teteskan lelehan lilin di sekeliling tepi tutup kaleng supaya lebih rapat.

Q :
Menangkal cat mengelupas ?
A :

Cat kayu :

Pengelupasan untuk cat kayu terjadi umumnya pada pengecatan eksterior. Untuk itu pilihlah politur ataupun cat kayu yang memang direkomendasikan untuk luar ruangan.

 

Cat Tembok :

Mencegah pengelupasan pada cat tembok :

a.      Tembok Interior :

  • Sebelum melakukan pengecatan pastikan dinding dalam keadaan bersih dari kontaminan (minyak, debu, dan lain - lain).
  • Pemakaian plamur jangan terlalu tebal, untuk hasil yang maksimal gantikan penggunaan plamur tembok dengan wall sealer karena dapat berfungsi untuk meningkatkan daya rekat cat  tembok itu sendiri.

b.      Tembok Eksterior :

  • Sebelum melakukan pengecatan pastikan dinding dalam keadaan bersih dari kontaminan (minyak, debu, dan lain -lain).
  • Jangan menggunakan plamur tembok untuk pengecatan luar ruangan sebaiknya gunakan wall sealer sebagai pelapis dasarnya..
  • Pilihlah cat tembok yang memang direkomendasikan untuk pengecatan luar ruangan.
Q :
Cara menghilangkan jamur pada dinding ?
A :

Bersihkan Jamur dengan menggunakan scrap dan sikat kawat/baja (lakukan penyikatan perlahan jangan sampai merusak acian), kemudian bersihkan dengan air bersih.

Kuaskan larutan kaporit (untuk keamanan pakailah sarung tangan), dengan perbandingan 1 kg kaporit dicampur dengan air 3 sampai 5 liter. Biarkan selama satu jam agar cairan benar-benar bekerja, kemudian bilas dan semprot dengan air bersih.

Setelah dinding kering pastikan jamur sudah benar-benar hilang dari permukaan dinding. Untuk pencegahan beri cairan khusus untuk mematikan jamur seperti fungicidal wash. Dikuaskan pada permukaan dinding dan biarkan selama 1 hari. Kemudian bilas dengan air bersih.

Biarkan dinding sampai benar-benar benar kering, kemudian lakukan pengecatan.

Q :
Urutan proses dalam pengecatan ruangan ?
A :

Agar mengemat waktu dan biaya dalam proses pengecatan ruangan, beberapa hal yang perlu diperhatikan terutama urutan bagian dalam ruangan yang akan di cat, antara lain :

  • Langit-langit.
  • Tembok
  • Pintu / Jendela

Pengecatan tembok harus diselesaikan dahulu jika ingin melapisi dengan Wallpaper.

Form FAQ :
Your Name :
Email Address : *
Telephone Number :
Enter Your Message :
Kode :
Contact us :

Jl. Raya Solo - Sragen Km. 13,2
Desa Pulosari, Kec. Kebakkaramat,
Karanganyar, SOLO - 57762, Indonesia
Phone : +62 271 - 8200872 ( Hunting )
Fax : +62 271 - 8200875
Email : info@indaco.co.id | it@indaco.co.id
Website : www. indaco.co.id
Social Network :